Teks Pidato : Taruhlah Sampah pada Tempatnya
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Bapak Drs. Isdarmoko selaku kepala SMA Negeri 1 Bantul yang terhormat, Bapak/Ibu Guru SMA Negeri 1 Bantul yang saya hormati pula, serta teman-teman yang saya cintai.
Marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan
rahmat serta hidayah-Nya sehingga pada kesempatan pagi yang cerah ini kita
dapat berkumpul di lapangan upacara SMA Negeri 1 Bantul dalam rangka
memperingati Hari Bumi Nasional. Shalawat serta salam semoga tetap tercurahkan
kepada Nabi Muhammad SAW kepada keluarganya, sahabatnya, dan semoga kepada kita
semua. Sebelumnya saya mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang telah
diberikan kepada saya untuk menyampaikan pidato pada Hari Bumi Nasional
ini. Pada hari ini saya akan menyampaikan pidato dengan tema kebersihan sekolah
dengan judul “Taruhlah Sampah pada Tempatnya!”.
Hadirin yang saya hormati,
Sebagaimana yang kita ketahui bahwa lingkungan merupakan tempat hidup bagi semua makhluk hidup. Oleh karena itu kita harus menjaga kelestarian lingkungan kita agar kita dapat hidup dengan nyaman. Salah satu cara menjaga kelestarian lingkungan adalah menjaga kebersihannya. Menjaga kebersihan lingkungan dapat dimulai dari hal-hal yang kecil, tetapi terkadang sangat sulit dilakukan oleh kita. Contohnya adalah membuang sampah pada tempatnya atau lebih tepatnya menaruh sampah pada tempatnya. Kalau kita hanya sekedar terpaku pada slogan “Buanglah sampah pada tempatnya!”, seolah-olah kita tidak mempunyai kewajiban lagi terhadap sampah yang kita buang. Slogan yang lebih tepat adalah “Taruhlah sampah pada tempatnya!”. Slogan ini memberikan pengertian bahwa setelah kita menaruh sampah di tempat sampah, kita masih mempunyai tanggung jawab terhadap sampah tersebut. Bukan hanya sekedar membuang di tempat sampah secara asal-asalan .Saat ini kesadaran untuk menjaga kebersihan di kalangan kita sebagai seorang murid sangatlah kurang. Dilihat dari lingkungan sekolah kita yang masih terdapat sampah yang berserakan, entah sampah plastik makanan-minuman, atau kertas. Padahal tempat sampah yang disediakan sekolah sudah memadai. Di setiap sudut sekolah terdapat tempat sampah, Bahkan mulai beberapa pesan ini, sekolah kita tercinta ini telah menyediakan tempat sampah yang terpisah untuk plastik dan kertas. Namun tidak adanya kesadaran dari kita untuk menaruh sampah pada tempatnya sebagai wujud menjaga kebersihan lingkungan sekolah kita.Selain menaruh sampah pada tempatnya, kita juga dapat menjalankan piket kelas sebagai aksi menjaga kebersihan lingkungan di lingkup sekolahan.Hadirin yang berbahagia,Biasakan memilah sampah sesuai dengan kelompoknya sebelum dimasukkan ke tempat sampah. Jenis sampah dibedakan menjadi 3 macam, yaitu sampah organik basah, sampah kering, sampah B3 (Bahan Berbahaya & Beracun). Namun yang tempat sampah yang biasa disediakan hanya 2 jenis, yaitu sampah kertas dan sampah plastik. Yang dimaksud sebagai sampah kertas di sini adalah sampah sampah dari bahan kertas termasuk sampah organic. Tetapi pada akhirnya pemisahan sampah kertas dan sampah plastik tersebut akhirnya waktu dibuang itu disatukan kembali jadi sia-sia kita memilah sampah kertas dan sampah plastik kalau pada akhirnya juga disatukan kembali. Hal ini harus ada kerjasama antara pemerintah dan sekolah untuk pembuangan sampah kertas dan sampah kering untuk mengurangi pencemaran lingkungan.Oleh karena itu, marilah kita selalu menjaga kebersihan di lingkungan sekolah kita tercinta ini dengan menaruh sampah pada tempatnya. Kebersihan adalah sebagian dari iman. Dengan ini saya berharap kita semua peduli dan sadar dengan pentingnya menjaga kebersihan.Demikianlah pidato yang dapat saya sampaikan pada kesempatan kali ini. Semoga bisa bermanfaat bagi kita semua. Apabila dalam saya menyampaikan pidato kali ini banyak salah, saya mohon maaf. Atas perhatian Bapak/Ibu/Teman-teman saya mengucapkan terimakasih.Sekian.Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

No comments:
Post a Comment