Jakarta, 29 Maret 2014.
kenalan dulu gih,
*FOTO*
atas : Rizqi, Ummah, kak Sita, kak Dedep, kak Milah, kak Oye, ME, kak astari
bawah : Raja, Erwan, kak Fahmi, kak Rida, kak Didit, Ifan, Faldo
Nggak disangka-sangka dan nggak dinanya-nanya, kita (STIS -red) kedatangan tamu special dari UNPAD, kak Rida dkk.vRencananya, mereka mau survei jalan, sama tempat dulu sebelum besok tanggal 31 Mei mau ngadain "UNPAD GOES TO STIS". Singkat cerita, sabtu kemaren mereka sampai STIS jam 10'an kalo nggak salah, naik bus dari bandung ke jakarta, terus naek TJ turun bidara cina cus dijemput kak fahmi. Dan singkat sesingkat ceritanya lagi, kak Rida dekaka kita sambut di Lobby. Ngobrol, sharing, tanya-tanya, gitu-gitu deh pokoknya. Seputar rencana kunjungan besok tanggal 31 Mei ; gambaran acaranya gimana, tempatnya, konsep acaranya, mau berapa orang, pematerinya siapa... danmasihbanyaklagi!
Intinya, bisa dibilang kami memfasilitasi UNPAD untuk bisa tau lebih dalam tentang perstatistikaan di STIS, terutama sharing dengan FORKAS yang taun lalu bisa ngadain lomba "GELEGAR STATISTIK" tingkat nasional. (y) Insyaallah tahun-tahun kedepan mereka ingin mengadakan kegiatan serupa.
Oh iyaa, tanggal 31 Mei besok, UNPAD rencananya juga mau ngadain upgradingpengurus BEM baru dan mereka minta rekomendasi kita tempat keren di Jakarta (SELAIN MALL) yang oke punya buat tempat upgrading, sekalian yang di jakarta. Pokoknya outdoor hijau teduh rindang tentram aman sejuk banyak oksigen. Dan kami pun ngerekomendasiin WILADATIKA CIBUBUR. Mereka langsung ngajak survei. Habis Shalat, makan di mas mono kita cusss ke sana.
Penuh ujian banget perjalanannya, nggak jauh beda waktu ke cepu kemaren (BEDA BANGET SIH *lebeini) panaaaaaaaaas vroooh! kita harus ngelewatin halang ringtang yang menghadang langkah. Jakarta panas banget euy sabtu kemaren, nunggu TJ yang ke kampung rambutan lamaaaa bangeeet. Naek angkot macetnya berkilo-kilooo. Sampai di Wiladatika udah Asar, Shalat dulu di masjid, dan ternyata jaauuuuh banget masjidnya dari pintu masuk. Abis itu langsung deh kaka dedep mulai hunting foto-foto buat ditunjukkin ke yang lain.
Pokoknya Wiladatika kece badai, nggak nyangka di tengah kota Jakarta yang penuh polusi masih ada tempat seseger dan sebanyak oksigen di Wiladatika. Jembar banget dah.
Kangen Jogjaa... apalah ini. Pas banget buat foto prewed *samasiapa, sama syuting di taman kayak di Indo**ar yang pas adegan di taman, terus pohon-pohonnya di kasih bunga palsu.
Dan cerita pulangnya. lebih parah! ujaaaan, yang bawa payung cuman ummah sama rizqi. Duh, angkotpun nggak mau kalah bikin kita tambah emosi penuh banget. Terpaksa deh kita di bagi 2 kloter, anak UNPAD naik taxi, kita ngangkot. Turun di kampung rambutan, terus mampir di angkringan, shalat di maskas TNI.
Dan cerita pulangnya. lebih parah! ujaaaan, yang bawa payung cuman ummah sama rizqi. Duh, angkotpun nggak mau kalah bikin kita tambah emosi penuh banget. Terpaksa deh kita di bagi 2 kloter, anak UNPAD naik taxi, kita ngangkot. Turun di kampung rambutan, terus mampir di angkringan, shalat di maskas TNI.
Usai deh perjalanan seharian kita dari Otista ke Wiladatika. Dadakan banget, nggak ada rencana sebelumnya. Waktunya say bye bye buat kang rida, erwan, teh milah, teh dedep, teh oye yang langsung mau balik lagi ke bandung.
~Hati-hati di jalan akang teteh~