Thursday, December 28, 2017

Pulanglah sesering yang kamu bisa sekalipun ambisi terbesarmu adalah menaklukkan dunia. Karena di rumah ada dua orang yang ambisi terbesarnya adalah melihatmu sesering mungkin sebelum bertemu ajalnya.
— Taufik Aulia

Tuesday, February 7, 2017

Menjadi Santri

Ruang belajar kami, penuh nuansa islam




























Alhamdulillah


Jadi, ceritanya beberapa waktu yang lalu baru aja diterima jadi santri pesantren. Hmmm, lebih tepatnya diberi kesempatan buat belajar ilmu agama lebih dalam, dari dasar, dari pondasinya. Berawal dari coba-coba dan penasaran sebenernya. 
Btw, ini pesantrennya Alhamdulillah gratis, kecuali kitab sama ongkos kesananya ya. Alhamdulillah, akhirnya kesampaian juga jadi santri. 



Cerita dari awal banget ya,

INFORMASI PESANTREN BINA INSAN KAMIL [sampai akhirnya] DAFTAR

Lupa kapan tepatnya dapet info tentang pesantren ini, dari grup "Sharing Muslimah 55" atau dari grup "Jiwa Muda" awalnya, terus ada salah satu temen kelas yang ng-share info ini di kelas. Awalnya nggak begitu tertarik sih, sampai suatu ketika, temen kost nanya,
"Dew, kamu mau ikut daftar Pesantren Bina Insan Kamil", ujarnya.
"Pengen, kayaknya besok mau daftar, kemaren diajak adek tingkat juga sih," jawabku, padahal sebenernya masih ragu gitu, tapi sok-sokan yakin bakalan daftar. 
Singkatnya, jadilah aku dan adek tingkat (panggil dia Ami) daftar BIK. Disana kami ngisi formulir, bawa pas foto terbaru 2 buah, terus pulang.

Monday, August 17, 2015

[Monolog] Untuk Seorang Kamu



Sampai jumpa.
Sampai bertemu disaat kita sama-sama sudah siap. Bukan siap dalam artian mapan. Siap dalam menerima, dan menjalani hidup bersama.
Siap untuk sama-sama menekan ego diri yang sekarang masih kita biarkan datang dan pergi begitu saja,