Hati-hati dengan hatimu, Dew.
Hmm... Seperti yang aku duga sebelumnya, hati perempuan ini terlalu mudah luluh dengan kata-kata sederhana. Sesederhana rasa keingintahuannya. Mungkin dia tidak menyangka, keingintahuannya yang sederhana itu bisa melambungkan hati perempuan ini, entah sampai setinggi apa, susah diukur batasnya.
Tapi disisi lain, hati tetap harus dijaga, bukankah sekarang bukan saat yang tepat? Iya, belum tepat saja, mungkin bisa, tunggu dua atau tiga tahun lagi, saat semua angan dan impian kita semakin dekat dalam genggaman.Dan disaat itu kita, perempuan, butuh seorang laki-laki untuk menyertai langkah kita meraih asa ini, begitu pula dengannya.
Hmm... Tunggu ya hati, tunggu... Jangan terlalu gegabah.
Oh iya, terimakasih teknologi, kau sering mempertemukan hati yang ingin dibungahkan kata-kata sederhana.Seperti malam tadi, sederhana, tapi mendebarkan hati.Terima kasih, jangan lupa bahagia, dan jangan lupa selalu jaga semangat.Terlebih untuk hari ini, semangat ya.Jangan lupa hati-hati menjaga hati.
No comments:
Post a Comment