Sunday, March 2, 2014

Capek ini akhirnya terganti

#latepost #28 Februari 2014

                Seperti kemaren, kami *read:aku, panji, mb tutik, andri, tanpa deja* masih dengan agenda yang sama, SOSIALISASI STIS *ES-TE-I-ES not SETIS* J Setelah kemaren dengan ¾ nyawa gara-gara baru turun dari kereta, aku déjà andri panji touring ke SABA, SMADA, SMA 3, SMA 1 JETIS, SSC, Neutron, GO buat ngasih surat sosialisasi + nempel poster.
                Rencana awal, aku ke SMA Srandakan dulu nempel poster, tapi aku mikir lagi, yakalik aku sendiri ke sana. Ntar malah diculik *eh lupakan. Besok Sabtu atau besok Senin ajalah ngajak déjà atau nice.
                Sesuai rencana awal, kita ke SMA Sanden dulu, dan cerobohnya aku telat ._. maaf teman-teman. NO excuse, jadi yasudahlah. Langsung kita masuk, tanya ruang BK, ketemu bu siapa tadi, duh lupa. Pokoknya partnernya Bu Eny, Guru BK SMA Sanden. Dan Alhamdulillah kita diterima dengan tangan terbuka buat sosialisasi, tapi belum bisa nentuin kapan, harus rembugan sama bagian kurikulum. OK fine, sounds good J
                Habis itu kita langsung cus ke SMA 1 Kretek. Alhamdulillah juga, sambutan dari Guru BK nya manis banget, dan ternyata waktu kita mau pamit, bapaknya bilang kalo beliau bapaknya mbak siska, kakak kelas waktu di saba. Waw, dunia emang sempit ya, kebetulan banget, kan mbak siska temen debatnya mbak tutik, di kalender saba taun lalu pun, ada fotonya mbak siska, mbak tutik, sama mbak lisa *terus (?)
                Gitulah pokoknya cerita singkatnya. Kami juga langsung dapat kesempatan untuk sosialisasi di satu kelas. Awal masuk rada pesimis juga sih, bisa nggak ya ini ntar bikin suasana sosialisasinya hidup. Untung ada mbak tutik, andri, sama panji yang expert masalah beginian. Sayang nggak ada proyektor, jadi nggak bisa nayangin slide sama videonya secara jelas, cuman dari laptop. Tapi tak apalah, anak-anak SMA Kretek ini cukup antusias sama sosialisasi yang kita berikan. Pokoknya, kita ngasih gambaran STIS itu apa, dimana, di dalemnya ada apa aja, pokoknya segala tentang Sekolah Tinggi Ilmu Statistik sama lingkungan di STIS. Everything about STIS lah J dan Jakarta tentunya, ibu kota yang katanya lebih kejam dari ibu tiri *ehberlebihanini. Jakarta baik kok dibanyak sisi J. You won’t never know the real “Jakarta” if you never try to get closer.

                Kita juga nggak lupa ngasih pesan dan saran buat adek-adek di sana.
“Raihlah pendidikan setinggi mungkin, jangan takut masalah biaya atau apalah rintangan lain yang bisa mematikan langkah kita. Orangtua kita akan sangat bangga saat kita punya kemauan yang tinggi untuk terus dan terus mengejar pendidikan yang lebih dan lebih tinggi. Saat kita sudah punya tekad yang kuat, Insyaallah, Allah SWT akan mempermudah langkah kita. Jangan lupa minta doa orangtua kita, terutama ibuk, berdasarkan pengalaman, doa orangtua apalagi ibuk manpu membuat sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin. 80% kesuksesan kita merupakan buah hasil doa orangtua kita yang siang dan malam selalu dan tak pernah berhenti.”

Ini tadi sosialisasi pertamaku, dan Alhamdulillah banyak yang antusias, anak-anaknya aktif bertanya ples bercanda. Pokoknya rasa capek yang kemaren dan ini tadi terbayarkan deh sama perhatian dan antusias mereka. Mereka hebat. Sukses anak-anak SMA N 1 Jetis. Sekali lagi terimakasih adek-adek.


                Fighing dew ^_^

No comments:

Post a Comment