Monday, May 28, 2012

Sayang, Kamu bukan Dia

- Deleted -

2 comments:

  1. Halo, sekuat-kuatnya kamu memohon bawa tulisan ini tidak terbaca, ada kalanya garis kehidupan dan keingintahuan membawa beberapa manusia ke sini. Tidak, aku tak ingin kamu berhenti menulis hanya karena secuil tulisan yang menemukan kebenaran yang bahkan tak pernah tersadari olehku sebelumnya. :)
    maaf telah membuatmu merasa takut untuk kembali menulis, hanya saja aku hanya mampu berharap kelak doa-doa dan penhgarapanmu dapat terbalas dengan imbalan yang pantas dan imbalan terbaik untukmu.
    terima kasih , terima aksih banyak, :)
    aku yakin bahwa banyak hal yang mampu daku pelajari darimu, semoga masing-masing dari kita selalu dikuatkan dengan masing-masing pilihan kita :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maaf tulisan di atas masih amburadul. Mungkin aku lelah, lebih dari lelah mungkin. Bosan? Ya mungkin. Dari jam commentnya sepertinya kamu salah seorang sahabat yang suka kehidupan malam ((begadang)). Atau aku salah (?) Iya sahabat, kita akan selalu menguatkan dengan cara kita. InsyaAllah dengan jalan yang diridhoi Allah kita akan berjumpa disetiap inchi kebahagiaan. Baik di dunia ini, maupun entah kapan nanti :)
      Terimakasih.

      Delete